Iris mengira dirinya hanya seorang sekretaris—hingga sang CEO mengklaimnya sebagai miliknya. Terjebak dalam permainan kekuasaan dan hasrat, ia harus memilih: melawannya, atau kehilangan dirinya sendiri. Tapi bagaimana jika sang CEO menyembunyikan sesuatu yang lebih dari sekedar perasaan?
Iris mengira dirinya hanya seorang sekretaris—hingga sang CEO mengklaimnya sebagai miliknya. Terjebak dalam permainan kekuasaan dan hasrat, ia harus memilih: melawannya, atau kehilangan dirinya sendiri. Tapi bagaimana jika sang CEO menyembunyikan sesuatu yang lebih dari sekedar perasaan?